Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 April 2010

Rabu, 17 Februari 2010

Apa itu Samba Server ?????

Dalam membangun jaringan kombinasi sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan layanan yang paling populer. Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di mana komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut digunakan untuk berbagi pakai(sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya, misal media penyimpanan data dan printer.
Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani protokol yang berbeda anta Linux dengan Windows ketika membangun sebuah jaringan. Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk Linux, menggunakan protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung penggunaan protokol TCP/IP.
Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk keperluan sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang disebut Server Message Block atau disingkat SMB. Nah..pasti anda bisa mengira-ngira, mungkin dari kata inilah Samba berasal.
Protokol SMB menggunakan antarmuka jaringan yang disebut dengan Network Basic Input Output System(NetBIOS).
NetBIOS memungkinkan pengguna Windows untuk mengakses media penyimpanan atau printer pada komputer lain seolah-olah perangkat tersebut ada pada komputernya sendiri. Dengan pola pikir sharing perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan Samba.
Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media penyimpanan data dan printer dengan Windows.
Share:

Rabu, 18 November 2009

Kamis, 29 Oktober 2009

Kamis, 27 Agustus 2009

Kamis, 13 Agustus 2009

Kamis, 23 Juli 2009

Jenis-jenis LAN Card

> 3com PCI LAN Card: 3C900 - TPO 10 M


Detailed 3com PCI LAN Card: 3C900 - TPO 10 M Description
Specifications:

a) 3Com 900B - TXM 10MB Fast Lan adapter.

b) Media: 10BASE-

c) Connectors: RJ - 45

d) Bus: 32 - bit PCI

e) Operating distance (10BASE - ):

1) IEEE compliance: 802.3, 802.3u, 802.2, 802.1p, 802.1Q, 802.1 GMRP

2) Standards compliance: PCI 2.1 / 2.2, PC99, DMI 2.0, WfM 2.0, ACPI 1.0, RWU, PXE

f) Drivers: NetWare 3. x / 4. x / 5 Server, Requestor for OS / 2, ODI Client, Packet Driver;

VINES; Windows Me / 2000 / 9x / NT







> Gigabit LAN Card





Detailed Gigabit LAN Card Description

Features:

a) 1,000M auto - negotiation LAN card

b) Supports 32bit PCI bus unit

c) Complies with the IEEE802.3 10Base - T, IEEE802.3u 100Base - TX,

IEEE802.3ab 1000Base - T standards

d) Supports CSMA / CD protocol

e) 1 x 10 / 100 / 1,000Mbps auto - negotiation RJ45 port

f) Supports 32bit, 33 / 66MHz PCI bus unit

g) Supports 10 / 100Mbps half / full duplex mode, 1,000Mbps full duplex mode

h) Supports IEEE802.3x full duplex flow control

i) Supports sending and receiving of Jumbo frame at 1,000Mbps

j) Compatible with PCI2.1 and PCI 2.2 standards

k) Auto - matching MDI / MDIX

l) Self - setting IRQ and I / O port address

m) 2 built - in separate FIFO buffers

n) LED indicators: 1 x 10M ACT, 1 x 1, 1 x 100M ACT, 000M ACT

o) Driver: Novell NetWare 4.2, 5. x and 6. x, Microsoft

Windows98 / 98SE / NT / Me / 2000 / XP, Linux



Inner packing:

Box dimensions: 228 x 162 x 50mm

N. W.: 156g





> Fast Ethernet Adapter 8139D 10 / 100Mbps PCI

Detailed Fast Ethernet Adapter 8139D 10 / 100Mbps PCI Description

Specifications:

a) Network driver software diskette

b) User's Guide

c) 32 - bit PCI Local Master architecture

d) Complies with IEE802.3 10Base - T Ethernet / IEE802.3u 100BASE - Tx Fast

Ethernet standard

e) Plug and play installation

f) Auto detection of 10M Ethernet or 100M Fast

g) Ethernet (10 / 100Mbps N - Way Auto - )

h) Supports remote boot function

i) Support half and full duplex operation

j) Lifetime warranty







RTL8139C PCI lan card


Date Posted: 22 Jul, 2009
Offer Expires:


tailed Description
PCI lan card,PCI network card,Ethernet lan card,PCI lan adaptor,PCI ethernet card,PCI ethernet lan adaptor,PCI 10/100M lan card,RTL8139C PCI network card


> Chipset:RTL8139C
> Compliant to PCI local bus specification 2.1, 2.2 later
> Supports IEEE802.3, 802.3u Ethernet standards
> PCI bus master data transfers
> Supports 10Mbps and 100Mbps N-way Auto-negotiation RJ45 port operation
> Supports ACPI, PCI power management Compliant to PC99 standard
> Supports Wake-On-LAN function and remote wake-up (Magic packet, LinkChg and Microsoft? wake-up frame)
> Supports power down mode
> Supports Full-duplex Ethernet function to double channel bandwidth (10/100Mbps to 20/200Mbps)
> Supports diagnostic LEDs for various network activity indications
> Supports Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows NT, Windows XP, Linux
> LAN Card Intel 82559



Detil LAN Card Intel 82559 Deskripsi







Di 82559 10 / 100 Mbps Fast Ethernet controller terintegrasi dengan



10 / 100Mbps fisik lapisan perangkat Intel terkemuka untuk solusi



PCI LAN papan desain. 82559 yang menggabungkan kekuatan dan rendah



kecil paket desain yang sangat ideal untuk daya dan ruang terpaksa



lingkungan. Perangkat ini dirancang untuk digunakan dalam Jaringan Interface



Kartu (), PC LAN Pada Motherboard () desain, sistem tertanam



produk dan sistem jaringan.







Dioptimalkan untuk integrasi solusi biaya rendah:



a) Integrated IEEE 802.



Desain berdasarkan 82559 untuk sistem desktop, notebook, PC kartu



dan server akan menetapkan standar baru bagi industri energi conservation.3 10BASE - T dan 100BASE - TX kompatibel PHY



b) Glueless 32 - bit PCI master antarmuka



c) Modem interface untuk LAN / modem kombinasi solusi



d) Flash 128Kbyte antarmuka



e) Integrated daya fungsi manajemen



f) Thin BGA 15x15mm paket







Intel 82559 yang terus platform teknologi LAN kepemimpinan



mendukung: Tingkat lanjut Konfigurasi dan Power Interface () 1.20A



manajemen berbasis daya, bangunkan pada Magic paket *, bangunkan pada menarik



paket, lanjutan Sistem Manajemen Bisnis () berbasis manageability,



Wired untuk Management () 2,0 kepatuhan, IP checksum membantu, PCI



2,2 kepatuhan, PC 99, dan 98 PC, server 99, dan PC 2000 mematuhinya.







Wired untuk Manajemen () Support:



a) WfM 2,0 kepatuhan



b) Sistem Manajemen Bisnis () dukungan untuk maju dukungan pengelolaan



c) Power kemampuan manajemen



d) Tingkat lanjut Konfigurasi dan Power Interface () 1.20A, dan PCI



Manajemen Power spesifikasi sesuai



e) Magic paket dukungan *



f) Wake pada paket-paket menarik dan mendukung perubahan status link



Remote daya - atas dukungan







TCP / UDP checksum off - memuat kemampuan:



a) Rendahnya daya fitur: Rendahnya daya 3,3 V



b) Glueless 32 - bit PCI bus master interface



c) Efisien dinamis siaga



d) Deep daya - bawah dukungan



e) Clockrun mendukung protokol







Tinggi - kinerja jaringan fungsi:



a) Sangat efisien chained memori struktur serupa dengan 82.558,



82557, dan 82596 memungkinkan kompatibel



b) Dinamis mengirimkan chaining dengan mengirimkan beberapa prioritas antrian



c) Full duplex mendukung kedua di 10 dan 100 Mbps operasi



d) IEEE 802.3u auto - negosiasi dukungan



e) 3Kbyte dan mengirimkan FIFO 3Kbyte menerima FIFO



f) Kembali - untuk - kembali transmisi dengan dukungan minimal interframe



g) IEEE 802.3x 100BASE - TX Flow Control dukungan



h) Peningkatan teknologi adaptif





Lan Card 82546EB

Detil Lan Card 82546EB Deskripsi Fitur: a) Integrated IEEE 802,3 10BASE - T dan 100BASE - TX kompatibel PHY b) Glueless 32 - bit PCI master antarmuka c) Modem interface untuk LAN / modem kombinasi solusi d) 128 kbyte antarmuka Flash e) Integrated daya fungsi manajemen f) Thin BGA 15x15mm paket g) untuk Wired Manajemen () mendukung h) WfM 2,0 kepatuhan i) Sistem Manajemen Bisnis () dukungan untuk maju dukungan pengelolaan j) Daya kemampuan manajemen k) Advanced Konfigurasi dan Power Interface () 1.20A, dan PCI daya manajemen sesuai spesifikasi l) Magic paket: dukungan m) Wake pada paket-paket menarik dan mendukung perubahan status link
Share:

Media Transmisi
Untuk membentuk jaringan secara hardware, tiap-tiap komputer diharuskan mempunyai interface (antarmuka) yang digunakan sebagai perantara komputer dan media tranmisi, sehingga data dari komputer dapat melewati media tranmisi yang berfungsi untuk melewatkan data, juga sebaliknya agar data dari media tranmisi dapat diterima kembali oleh komputer.
Dalam jaringan komputer lokal, media tranmisi yang sering digunakan adalah kabel. namun pada dasarnya jenis kabel tersebut bayak ragamnya. Jenis-jenis kabel, yaitu;
- Coaxial (koaksial

- UTP (Unshielted twister pait)/ STP (Shielted twister pair)



- Fiber Optic (serat optic)
Share:

Kamis, 16 Juli 2009

Perbedaan HUB,Switch, Router dan Bridge

1. HUB

Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer danmentransmisikannya ke komputer yang lain. Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yangdiperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; iamembagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruhnetwork.
Hub adalah central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.Kapabilitas yang disediakan hub central utnuk topologi star dan mengijinkan computer untuk terkoneksi. Dalam Jaringan komputer kita perlu hub yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkin bila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kita hanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimping dengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnya dengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerja dimana komputer2 tersebut akan dihubungkin dengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port2 yang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan berada di dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC.
Antar hub juga dapat saling berhubungan, ini disebut sebagai chaining melalui port uplink. Dengan adanya ini maka dapat meningkatkan kinerja jaringan yaitu dapat mengisolasi suatu komputer dari komputer lain.Hub akan mengirim paket ke semua komputer yang dihubungkan ke hub tersebut tetapi switch hanya akan melewatkan paket ke alamat yang dituju. Karena switch mempunyai kemampuan mendeteksi alamat komputer yang akan dituju. Jelas disini switch lebih aman dan lebih cepat.
Switch pada saat yang sama dapat menangani lebih dari satu koneksi. Tentu saja dengan kemampuan lebih seperti ini harga switch lebih mahal dari pada harga hub. Dengan adanya hub maupun switch sebagai penghubung maka banyak komputer dapat saling berhubungan. Bila tanpa hub atau switch untuk menghubungkan dua atau lebih komputer kita gunakan konektor BNC. Kecepatannya rendah. Tetapi dengan hubungan menggunakan RG45 dan Ethernet Card yang mendukung serta kemampuan hub ataupun switch yang mendukung maka kita dapat mendapatkan kecepatan). Hub adalah komponen dalam jaringan yang menghubungkan REPEATER (bekerja pada Physical Layer)Digunakan untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik suatu segmen jaringan.
Namun dalam membangun jaringan fisik yang besar, perlu diperhatikan bahwa aturan panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini. Contohnya, kabel coaxial 50 ohm pada Ethernet hanya bisa total sampai 2,3 km dan batasan ini tidak dapat diatasi dengan menggunakan repeater.
Karena bekerja pada physical layer, repeater tidak dapat menghubungkan misalnya antara protokol data link layer yang berbeda (misalnya Ethernet dengan Token Ring). Hal ini disebabkan karena repeater mempunyai bit korespondensi dengan data link atau network layer.
Hub mempunyai fungsi sebagai repeater, oleh karena itu hub kadang juga disebut sebagai multiport/modular repeater.
Harap diperhatikan, penggabungan dua atau lebih segmen network dengan menggunakan repeater akan mengakibatkan seluruh traffic data akan menyebar ke seluruh jaringan, tanpa memandang apakah traffic data tsb diperlukan atau tidak di seluruh jaringan. Jika jumlah station semakin banyak, dan traffic data sangat tinggi, maka beban pada backbone jaringan tentunya akan menjadi berat. Akhirnya kinerja jaringan akan menurun, dan kelambatan akses akan terasa.
Untuk itulah dalam merancang sebuah network, seorang network administrator memerlukan pengetahuan dan antisipatif terhadap beban jaringan yang akan terjadi.
Pengetahuan tentang topologi fisik, logic, manajemen traffic jaringan, jenis dan karakteristik protocol pada masing-masing physical sampai dengan application layer sangat diperlukan.


2. Switch

SwitchBiasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.
Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukantujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semuaport, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan. Jadi, switchdapat secara drastis mengurangi traffic network.Switch memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnyayang ia gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkanpaketnya. Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP address,switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router.


3. Router

ROUTERRouter bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal.
Sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Anda mungkin bingung dengan definisi di atas, tetapi untuk mudah diingat, Anda menggunakan router ketika akan menghubungkan jaringan komputer ke jaringan lain. Jaringan ini bisa berupa jaringan pribadi (LAN/WAN) atau jaringan publik (Internet).


4. Bridge

BRIDGE – bekerja pada Data Link layer (2)Bridge mengatur (melalui filtering atau forwarding) frame data per segmen, sehingga jika w/s 1 akan mengirim data ke w/s 2, frame tidak akan diteruskan (forward) ke segmen 2. Hal ini mengakibatkan beban jalur setiap segmen menjadi optimal, dan overhead traffic pada setiap segmen dapat dikurangi..
Share:

Apa Itu TCP/IP ???

Apa Itu TCP/IP ?

TCP/IP merupakan dasar dari segalanya, tanpa mempelajari TCP/IP kemungkinan kita tidak dapat melakah maju di dunia pehackingan.
Dengankata lain, TCP/IP merupakan awal dari segalanya. Banyak orang ygmenyepelekan pentingnya mempelajari TCP/IP,
mereka mengaku dirinya“hacker” tetapi tidak mengerti sama sekali apa itu TCP/IP.

Merasa hacker hanya apabila bisa mencrash ataupun menjebol server, tetapi sebetulnyabukan itulah maksud dari segala itu. Hacker itu adalah orang yg haus akan pengetahuan, bukan haus akan penghancuran. Untuk menjadi hacker dibutuhkan kerja keras, semangat, motivasi yg tinggi serta pemahamanseluk-beluk internet itu sendiri, tanpa hal-hal tersebut mustahil andadapat menjadi seorang hacker yang tangguh.

Tulisan ini didedikasikan terutama untuk member Kecoak Elektronik dansiapa saja yang ingin mempelajari TCP/IP, bukan untuk mereka yang hanyaingin mencari jalan pintas menjadi hacker sejati. Bagi anda yg memangudah profhacking mungkin tulisan ini tidak penting, karena memangtulisan ini hanyalah pengantar belaka dan bukan merupakan referensi ygsempurna (dan jauh dari sempurna) oleh karenanya hanya dikhususkan bagimereka yg pendatang baru (newbies).

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol yg memungkinkan kumpulankomputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network(jaringan). Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan komputer untuk berhubunganantara satu dengan yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan /pemeriksaan error saat transmisi data.Karena TCP/IP merupakan protokol yg telah diterapkan pada hampir semuaperangkat keras dan sistem operasi. Tidak ada rangkaian protokol lain yg tersedia pada semua sistem berikut ini :
a. Novel Netware.
b. Mainframe IBM
.c. Sistem digital VMS.
d. Server Microsoft Windows NTe. Workstation UNIX, LinuX, FreeBSDf. Personal komputer DOS.

Konsep TCP/IP berawal dari kebutuhan DoD (Departement of Defense) ASakan suatu komunikasi di antara berbagai variasi komputer yg telah ada.Komputer-komputer DoD ini seringkali harus berhubungan antara satu organisasi peneliti dgn organisasi peneliti lainnya, dan harus tetapberhubungan sehingga pertahanan negara tetap berjalan selama terjadibencana, seperti ledakan nuklir. Oleh karenanya pada tahun 1969 dimulailah penelitian terhadap serangkaian protokol TCP/IP.
Di antaratujuan-tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Terciptanya protokol-protokol umum, DoD memerlukan suatu protokol ygdapat ditentukan untuk semua jaringan.
2. Meningkatkan efisiensi komunikasi data.
3. Dapat dipadukan dengan teknologi WAN (Wide Area Network) yg telahada.
4. Mudah dikonfigurasikan.Tahun 1968 DoD ARPAnet (Advanced Reseach Project Agency)

memulaipenelitian yg kemudian menjadi cikal bakal packet switching . Packetswitching inilah yg memungkinkan komunikasi antara lapisan network(dibahas nanti) dimana data dijalankan dan disalurkan melalui jaringandalam bentuk unit-unit kecil yg disebut packet*.
Tiap-tiap packet ini membawa informasi alamatnya masing-masing yg ditangani dengan khusus oleh jaringan tersebut dan tidak tergantung dengan paket-paket lain. Jaringan yg dikembangkan ini, yg menggunakan ARPAnet sebagai tulang punggungnya, menjadi terkenal sebagai internet. Protokol-protokol TCP/IP dikembangkan lebih lanjut pada awal 1980 danmenjadi protokol-protokol standar untuk ARPAnet pada tahun 1983.
Protokol-protokol ini mengalami peningkatan popularitas di komunitaspemakai ketika TCP/IP digabungkan menjadi versi 4.2 dari BSD (Berkeley Standard Distribution) UNIX. Versi ini digunakan secara luas padainstitusi penelitian dan pendidikan dan digunakan sebagai dasar daribeberapa penerapan UNIX komersial, termasuk SunOS dari Sun dan Ultrixdari Digital. Karena BSD UNIX mendirikan hubungan antara TCP/IP dansistem operasi UNIX, banyak implementasi UNIX sekarang menggabungkanTCP/IP.
PendahuluanRouter menggunakan informasi IP address dalam paket header IP untukmenentukan interface mana yang akan di-switch ke tujuan. Tiap-tiap layerOSI memiliki fungsi sendiri-sendiri dan tergantung dari layer lainnya. Setiap layer menerima layanan dari layer di atas dan di bawahnya. Layer application,presentation dan session pada model OSI sama dengan layer applicationpada model TCP/IP, sedangkan akses ke layanan layer transport melalui port.

.1 Layer 4 – Transport layerIP address mengijinkan routing paket antar jaringan. IP menjamin pengirimanpaket data. Layer transport bertanggung jawab untuk menjamin transmisi danaliran data dari asal ke tujuan. Hal ini nanti akan berhubungan dengan slidingwindow dan sequencing number untuk sinkronisasi aliran data.Untuk memahami reliability dan flow control, analoginya sama denganmahasiswa yang belajar bahasa asing selama satu tahun. Bayangkan kalaumahasiswa ini pergi ke Negara dimana dia belajar bahasa tersebut.Mahasiswa harus bertanya ke orang-orang untuk mengulang kata-kata danberbicara secara benar (reliability) dan pelan-pelan (sama dengan konsepflow control).

.2 Sinkronisasi dan 3-way handshakeTCP adalah protokol connection-oriented. Komunikasi data antar host terjadimelalui proses sinkronisasi untuk membentuk virtual connection setiapamang@eepis-its.edu135Page 2session antar host. Proses sinkronisasi ini meyakinkan kedu sisi apakahsudah siap transmisi data apa belum dan mengijinkan device untukmenentukan inisial sequence number. Proses ini disebut dengan 3-wayhandshake. Untuk membentuk koneksi TCP, klien harus menggunakannomor port tertentu dari layanan yang ada di server.Tahap satu, klien mengirimkan paket sinkronisasi (SYN flag set) untukinisialisasi koneksi. Paket dianggap valid kalau niali sequence numbernyamisalnya x. bit SYN menunjukkan permintaan koneksi. Bit SYN panjangnyasatu bit dari segmen header TCP. Dan sequence number panjangnya 32 bit.Tahap dua, host yang lain menerima paket dan mencatat sequence number xdari klien dan membalas dengan acknowledgement (ACK flag set). Bit controlACK menunjukkan bahwa acknowledgementnumber berisi nilaiacknowledgement yang valid. ACK flag panjangnya satu bit dan Ack number32 bit dalam segmen TCP header. Sekali koneksi terbentuk, ACK flag disetuntuk semua segmen. ACK number nilainya menjadi x + 1 artinya host telahmenerima semua byte termasuk x dan menambahkan penerimaan berikutnyax + 1.Tahap tiga, klien meresponnya dengan Ack Number y + 1 yang berarti iamenerima ack sebelumnya dan mengakhiri proses koneksi untuk session ini.Gambar 1.2 Format segmen TCPGambar 1.3 Format segmen TCP/IP.

.3 Serangan Denial of Service (DoS)Serangan DoS didisain untuk mencegah layanan ke host yang mencobauntuk membentuk koneksi. DoS umutmnya digunakan oleh hacker untukmematikan sistem. DoS dikenal dengan nama SYN flooding artinyamembanjiri dan merusak 3-way handshake.amang@eepis-its.edu136Page 3Gambar 1.4 Serangan DoSPada DoS, hacker meginisialisasi SYN tapi disisipi dengan alamat IP tujuan,artinya hacker memberikan permintaan SYN dengan informasi yang salah,sehingga proses koneksi akan menunggu lama dan akhirnya gagal. Untukmengatasi hal ini, admin harus mengurangi koneksi selama peride tertentudan menaikkan jumlah antrian koneksi.

.4 Windowing dan window sizeWindow size menetukan jumlah data yang dapat dikirim pada satu waktusebelum tujuan meresponnya dengan acknowledgment. Setelah hostmengirim angka window size dalam byte, hist harus menerima ack bahwadata telah doterima sebelum ia dapat mengirim data berikutnya. Sebagaicontoh, jika window size 1, setiap byte harus ack sebelum byte berikutnyadikirim.Gambar 1.5 TCP window size = 1Windowing untuk menentukan ukuran transmisi secara dinamis. Device melakukan negosiasi window size untuk mengijinkan angka tertentu dalambyte yang harus dikirim sebelum ack.amang@eepis-its.edu137Page 4Gambar 1.6 TCP window size = 3

.5 Sequence number dan ack numberSequence number bertindak sebagai nomor referensi sehingga penerimaakan mengetahui jika ia telah menerima semua data. Dan jugamengidentifikasi data-data yang hilang ke pengirim supaya ia mengirimnyalagi.Gambar 1.7 TCP sequence number dan ack numberGambar 1.8 Format segmen TCP1.6 Operasi UDPBaik TCP maupun UDP sama menggunakan IP protokol layer 3. TCP danUDP diguanakan untuk aplikasi yang bermacam-macam. TCP melayaniaplikasi seperti FTP, HTTP, SMTP dan DNS. Sedangkan UDP adalahprotokol layer 4 yang digunakan oleh DNS, TFTP, SNMP dan DHCP.amang@eepis-its.edu138Page 5Gambar 1.9 Protokol TCP/IPGambar 1.10 Format segmen UDPGambar 1.11 Nomor port2. Transport layer port2.1 Port dan klienKapanpun klien terhubung ke layanan suatu server. Port asal dan tujuan pastidigunakan. Segmen TCP dan UDP berisi field port asal dan tujuan. Porttujuan, port layanan harus diketahui oleh klien. Secara umum nomor portsecara acak dibangkitkan sendiri oleh klien dengan nomor di atas 1023.sebagai contoh, klien yang akan konek ke web server menggunakan TCP keport tujuan 80 dan port asal 1045. Pada saat paket sampai di server, iamasuk ke layer transport dan masuk ke layanan HTTP yang beroperasi diport 80. server HTTP membalas ke klien dengan segmen yang menggunakanport 80 dan asal ke 1045 sebagai tujuannya Format segmen TCP Format segmen UDP2.2 Nomor PortNomor port diwakili oleh 2 byte dalam header segmen TCP atau UDP. Nilai16-bit dapat menghasilkan nomor port antara 0 sampai 65535. tiga kategorinomor port adalah well-known port, registered port dan dynamic atau privateport. Nomor port 1023 ke bawah adalah well-known port, yang digunakanuntuk layanan-layanan umu misalnya FTP, Telnet atau DNS.Registered port rangenya dari 1024 – 49151. sedangkan port antara 49152 –65535 untuk dynamic atau private port.

MAC address, IP address dan port numberSebagai analogi, pada saat kita membuat surat. Alamat pada surat berisinama, jalan, kota dan provinsi. Data-data ini analoginya sama dengan port,MAC dan IP address untuk jaringan data. Nama di surat sama dengan nomorport, alamat surat sama dengan MAC address, dan kota serta provinsi samadengan IP address. Banyak surat yang ditujukan ke alamat yang sama.Sebagai contoh ada dua surat yang dialamatkan ke alamat yang samakatakanlah “John Doe” dan lainnya “Jane Doe”. Hal ini analoginya samadengan session banyak tapi nomor portnya lain.

- Kesimpulan-
TCP adalah protokol connection-oriented. Dua host yangberkomunikasi terlebih dulu harus melakukan proses sinkronisasi untukmembentuk virtual koneksi.- UDP adalah protokol connectionless, transmisi paket data tidak dijaminsampai ke tujuan- Port number digunakan untuk melayani komunikasi yang berbedadalam jaringan pada saat yang bersamaan. Port number diperlukanpada saat host komunikasi dengan server yang menjalankanbermacam-macam service.
Share:

Pengkabelan LAN

Pengkabelan LAN pada umumnya terdapat 2 jenis tipe pemasangan kabel LAN, disini saya tidak membahas tentang dasar-dasar jaringan komputer dan cara untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, tapi lebih ditekankan bagaimana cara perakitan atau pemasangan kabel LAN. Umumnya ada 2 tipe pemasangan kabel UTP yaitu :
TIPE STRAIGHT OVER dan TIPE CROSS OVER
Artinya ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke Switch, Router ke Switch, Router ke HUB dan PC ke HUB, tipe ini digunakan untuk hubungan 2 komputer atau lebih.
Jika di cek di tester LAN maka akan didapat indikator lampu
1 – 1, 2 – 2, 3 – 3, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 6, 7 – 7, 8 – 8.
TIPE CROSS OVER


Pada tipe ini ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang tidak sama. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke PC, Switch ke Switch, HUB ke HUB dan PC ke Router
Jika di cek di tester LAN maka akan didapat indikator lampu
1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8.
Yang saya jelaskan diatas itu merupakan teknik pengkabelan LAN pada umumnya,
Sedangkan yang akan saya jelaskan berikut ini adalah suatu cara cepat untuk kita membuat pengkabelan, cara yang saya gunakan adalah prinsipnya sama dengan diatas, urutan no kabelnya sama, sedangkan kita bisa merubah susunan warna kabel terserah kita, misalnya kita membuat :

TIPE STRAIGHT OVER
Kita tidak perlu menghapal kabel seperti pada umumnya, terserah anda mulai dari warna kabel yang mana, contohnya :
> BIRU,
> PUTIH BIRU,
> HIJAU,
> PUTIH HIJAU,
> ORANGE,
> PUTIH ORANGE,
> COKLAT,
> PUTIH COKLAT.
Untuk ujung lainnya harus sama dengan yang diatas. Jika anda menggunakan warna lain ya terserah anda harus hapal warnanya, lebih enak untuk mengurutkan sesuai warna terang ke warna gelap.
Setelah anda siapkan warna tersebut bisa langsung dirakit seperti biasanya. Coba anda tester hasilnya akan sama dengan yang pada umumnya.
TIPE CROSS OVERUntuk tipe ini kita coba sama dengan tipe yang barusan kita coba contohnya :
> BIRU,
> PUTIH BIRU,
> HIJAU,
> PUTIH HIJAU,
> ORANGE,
> PUTIH ORANGE,
> COKLAT,
> PUTIH COKLAT.

sedangkan ujung satunya yaitu anda tinggal merubah urutan kabelnya sesuai dengan tabel diatas jika 1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8, maka yang harus kita buat sambungannya adalah :
HIJAU,
PUTIH ORANGE,
BIRU,
PUTIH HIJAU,
ORANGE,
PUTIH BIRU,
COKLAT,
PUTIH COKLAT.
Coba anda tester hasilnya akan sama dengan tipe cross over yang pada umumnya.
Share:

7 lapisan OSi

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977.

OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor).

OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.Di bawah ini akan di jelaskan 7 layer OSI :


1. Physical Layer -------> Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.



2. Data Links Layer ------> Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).



3. Network Layer ---------> Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.



4. Transport Layer -------> Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.



5. Session Layer ------------> Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.



6. Presentasion Layer --------> Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).



7. Aplication Layer --------> Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Share: